Usaha
pemusatan diri dan pemusatan yang menjadikan pusat hinggalah butuh usaha yang
begitu keras. Memanglah tak mudah. Usaha keras dibutuhkan. Sebablah bangak
pengkacauan-pengkacauan yang akan terjadi ketika menuju pada pemusatan yang
seharusnya.
Kau
yang bosan sebab tak saja kunjung pada itu, kau akan meninggalkan dan kemudian
kau akan pergi. Pun bisa mempengaruhi yang lain tuk berhenti. Pun juga merusak atas
ketidakmampuan untuk menuju pada tujuan itu.
Sedangkan
kau yang sudah hingga sampai di sana. Tak perlulah kau puas. Sebab kepuasanmu
itu akan mengantarkan kau pada jurang-jurang yang kau sendiri tak tahu, apakah
jurang itu jurang yang mengantarkanmu pada kebaikan? Ataukah jurang itu justru
mengembalikanmu pada awal perjalanan-perjalanan panjang sebelum menuju pada
tujuan itu?
-N.K.
Karunasankara-
Nawasena Kawindra Karunasankara

